Labels:

Berlibur ke Negeri Barata - 2

Oleh Diya Ayu

Dari hotel, kami berniat ke Janpath Market dengan Auto Rickshaw, Bajaj namanya kalau di Indonesia. Hanya saja Bajaj di New Delhi ini di lengkapi dengan argo. Karena letaknya yang tidak jauh hanya 15 menitan dr hotel, maka banyak ricksaw wala, begitu istilah untuk menyebut sopir bajaj, menolak untuk membawa kami ke Janpath. Akhirnya kami memutuskan untuk ke Qutub Minar, yang letaknya lebih jauh. Kira-kira satu jam dari hotel. Dan dengan senang hati rickshaw wala membawa kami kesana. Saya perhatikan setiap rickshaw wala sangat pandai dan berpengalaman dalam berkendara. Akan sulit bagi pengendara baru untuk berkendara di jalanan di New Delhi karena setiap orang tidak sabar ingin cepat dan mendahului kendaraan yang lain, maka tidak heran bunyi klakson terus terdengar sepanjang jalan menuju Qutub Minar. Dalam perjalanan menuju Qutb Minar, kami melewati India Gate, kami memutuskan untuk kesana sepulang dari Qutub Minar.

Sampai di depan lokasi wisata Qutub Minar, suami membayar biaya rickshaw. Tarif yang tertera di argo belum termasuk pajak. Jadi suami membayar sejumlah yang tertera di Argo ditambah pajak. setiap rickshaw wala pasti punya tabel besarnya pajak berdasarkan kilometer yang ditempuh. Kalau Anda menaiki rickshaw disini, jangan lupa untuk meminta tabel pajaknya ke rickshaw wala untuk anda periksa sendiri karena kadang-kadang ada rickshaw wala yang memainkan tarif pajak.

Kami menuju loket pembelian tiket yang letaknya di seberang jalan lokasi wisata. Tas selain tas tangan wanita harus dititipkan. Harga tiket masuk untuk Indian Rs 10 per orang, termasuk pemegang PIO. Untuk Foreigner harga tiket masuk Rs 250 per orang.
Qutub Minar


Minar Complex, Iron Pillar di tengah



Qutub Minar, atau biasa juga disebut Qutb Minar atau Qutab Minar yang mempunyai tinggi 73 meter ini merupakan menara tertinggi di India. Pada dasarnya Qutub Minar merupakan monumen Islam kuno karena pada dindingnya bertuliskan huruf arab yang terbuat dari batu pasir merah dan marbel walaupun terdapat pilar besi yang mengandung unsur Hinduisme di dalam Minar Complex. Qutub Minar masuk ke dalam Unesco World Heritage Site.

Terdapat juga Giant Qutub Minar yang ukurannya dua kali lipat dari Qutub Minar yang sudah ada. Tetapi karena meninggalnya Qutub ud din Aibak, maka pembangunannya berhenti sampai pondasi bawah saja.
Giant Qutub Minar

Setelah menghabiskan beberapa waktu di sana, kami menuju ke India Gate dengan menaiki auto rickshaw. Suasana di India Gate sangat ramai. Berbagai macam orang dari berbagai negara selalu ada di setiap tempat wisata di India.
India Gate , New Delhi
India Gate begitu kokohnya membuat kami takjub. India Gate bukan sekedar Gate biasa. Ada ukiran nama-nama para korban perang dunia pertama di dindingnya.  karena memang Monumen nasional di India ini dibangun untuk mengenang jasa-jasa mereka. Tingginya 42 meter.  



Awalnya, patung George V, Emperor of India berdiri di bawah kanopi yang sekarang kosong, di depan pintu gerbang India, tapi dipindahkan ke Coronation Park bersama-sama dengan sejumlah patung era British Raj lainnya. Setelah kemerdekaan India, India Gate menjadi tempat Makam Prajurit Angkatan Bersenjata Indian Tak Dikenal, yang dikenal sebagai Amar Jawan Jyoti ("the flame of the immortal soldier"). (http://en.wikipedia.org)

Maka tidak heran bila di sana ada semacam api yang menyala terus dan dijaga oleh prajurit bersenjata.

Sambil Menikmati suasana di India Gate kami melihat ada dua orang penjual Bhel Puri di luar pagar kawat setinggi pinggang orang dewasa di kanan lokasi wisata. Mereka sangat pintar menghindari polisi karena memang berjualan di lokasi wisata dilarang. Kami memutuskan untuk mencobanya. Ketika Bhel Puri kami terima, disaat yang bersamaan, polisi datang. Para penjual pun berjalan menjauhi pagar, tapi begitu polisi itu pergi, mereka kembali lagi mendekat ke pagar. Begitulah cara mereka berjualan. 

Bhel Puri
Di lokasi banyak para wanita India yang menawarkan jasanya untuk Henna painting. Sebenarnya saya ingin mencobanya tapi urung karena kami berencana ke mengunjungi Janpath. Sebelum menyeberang jalan untuk menghentikan rickshaw, kami melihat ada penjual Chai (teh khas India) keliling.
Chai
Kami memutuskan untuk mencobanya. Rasanya lumayan dan kami menikmati Chai selagi panas karena udara sore itu sedikit sejuk.

Akhirnya kami melanjutkan perjalanan kami ke Janpath Market. Ini adalah tempat yang sangat populer di kalangan orang India dan para wisatawan. Anda bisa menjumpai banyak butik berjajar panjang menjual berbagai macam kerajinan tangan khas India, souvenir dan pakaian khas India yang jarang ditemui di mall-mall. Semua yang dijual di Janpath harganya sangat kompetitif. 
Butik berjajar di Janpath

Setelah menelusuri sepanjang jalan dengan butik-butik, Anda akan menemui penjualan yang menjual barang dagangannya di lantai yang memang dipakai khusus berjualan.


Kerajinan tangan asli dan khas India
Setelah melewati area ini, kami memasuki area dimana banyak penjual dengan kios sederhana dan terbuka berjajar kanan kiri. Harus pintar-pintar menawar kalau berbelanja. Area ini dipantau oleh CCTV.


Setelah puas berkeliling Janpath, kami memutuskan untuk berjalan kaki menuju hotel sambil melihat suasana di Connaught Place, Bangunan tua berwarna putih seperti ruko kalau di Indonesia. Berbagai macam toko , kantor dan bank ada di sana.
Connaught Place
Kami berjalan sepanjang jalan menuju ke arah stasiun sampai akhirnya tiba di hotel. Lumayan capek tapi puas. Waktu masih menunjukkan pukul 7.30 pm. Kami memutuskan untuk tinggal di hotel untuk beristirahat karena besok pagi-pagi sekali harus melanjutkan perjalanan ke Bhopal.


Bersambung.....

Labels: ,

Pengalaman Sukses Pengajuan Vitas 6 Bulan Secara Online

PENGAJUAN VITAS, dari Imelda Haroon: Suami saya bulan depan akan datang ke Indonesia dg VITAS 6 bulan, yang diajukan ke KJRI Mumbai. Memang tidak diperlukan surat sponsor, tapi yang diperlukan adalah Persetujuan Visa atau Calling Visa dari Subdit Visa Ditjenim. Persetujuan Visa ini bisa diakses online melalui website www.imigrasi.go.id
untuk mendapatkan Tanda Terima Permohonan.
Tanda Terima Permohonan ini harus di print dan dibawa untuk melakukan pembayaran dan pengambilan surat persetujuan visa di Direktorat Jenderal Imigrasi lantai 1 pada tanggal yang sudah ditentukan Subdit Visa Ditjenim (diinformasikan melalui e-mail) untuk melakukan pembayaran PNBP PP 38 tahun 2009. Pengambilan bisa melalui agen atau pihak ketiga dengan melampirkan surat kuasa bermaterai.

Jika dalam waktu 7 hari kerja sejak tanggal tanda terima permohonan ini pembayaran tidak dilakukan maka permohonan dianggap batal dan diharuskan mengajukan permohonan baru.

Persetujuan visa selesai dan dapat diambil dalam waktu paling lama 2 jam setelah pembayaran PNBP Telex apabila pembayaran dilakukan sebelum jam 12 siang. Apabila pembayaran PNBP Telex dilakukan setelah jam 12:00 maka persetujuan visa selesai dan dapat diambil keesokan harinya.

Harap membawa surat jaminan (asli) dari penjamin pada saat melakukan pembayaran PNBP.

Untuk pengajuan MULTIPLE VISA harus melampirkan FOTO COPY MULTIPLE VISA yang lama atau melampirkan Visa Kunjungan sebanyak 3x.

Dan bagi yang ingin apply online harus menyiapkan dokumen-dokumen yang sudah di-scan karena kita nanti diminta upload dokumen-dokumen tersebut, seperti Kartu Keluarga, KTP, paspor suami, paspor istri, buku nikah, identity card suami, dan bukti pendukung lainnya bisa berupa affidavit.

PENGAJUAN ONLINE, CARA dan INFORMASI PENGALAMAN:
1. Persyaratannya jika lewat online, yg pertama harus buka website imigrasi. go.id dan pilih Persetujuan Visa Online (button nya ada disebelah Pembuatan Paspor Online). Lalu sign up dg mengisi data2 suami dan istri, seperti tgl lahir, no paspor, masa berlaku paspor, alamat, e-mail, no telepon dan fax, dan data2 umum lainnya. Lalu diminta memilih jenis persetujuan visa (saya isi Visa Izin Tinggal Terbatas), lalu mengisi sub jenisnya (saya isi Suami WNA Ikut Istri), lalu mengisi di perwakilan mana visa ini akan diambil (saya isi di Mumbai). Setelah itu diminta mengupload 3 dokumen suami dan 3 dokumen istri. Dokumen suami saya upload paspor, identity card, dan buku nikah. Dokumen istri saya upload kartu keluarga, KTP,dan paspor saya.
Stlh sign up dan upload dokumen berhasil, akan ada konfirmasi e-mail dr Subdit Visa Ditjenim, bahwa permohonan tersebut diterima atau ditolak akan diberitahukan melalui e-mail 3 hari kemudian.
Tiga hari kemudian seperti yg dijanjikan, dr pagi saya check e-mail ternyata e-mail masuk tepat jam 8 pagi memberitahukan Permohonan Persetujuan Visa a.n. suami saya diterima, disertai dg Nomor TANDA TERIMA PERMOHONAN. Nomor tsb digunakan utk memprint tanda terima permohonan di website imigrasi.go.id
Selanjutnya tinggal urusan saya menguasakan pengambilan melalui pihak ketiga krn posisi saya di Palembang dan tdk memungkinkan utk mengambil sendiri. Yg diambil adalah copy approval Persetujuan Visa tsb, sedangkan dr Ditjenim mengirimkan ke KJRI Mumbai utk dibuatkan di paspor suami saya nanti. Jangan lupa, suami harus membawa copy dokumen yg sdh di upload sebelumnya.
Sejauh ini saya tidak mendapatkan kesulitan dalam memproses Persetujuan Visa ini.
 2. Pengajuan secara online nya bisa dilakukan dr seluruh penjuru Indonesia, namun pengambilan dan pembayaran hanya di Jakarta, di KEMENTERIAN HUKUM DAN
HAM RI
DIREKTORAT JENDERAL
IMIGRASI
JL. H.R RASUNA SAID KAV.8-9
JAKARTA SELATAN - 12940

3. Sebenarnya surat jaminan itu disebut di dalam e-mail dr Subdit Visa Ditjenim. Awalnya saya jg bingung lalu saya tanya dan dijawab tidak perlu. Yang diperlukan adalah surat kuasa asli bermaterai jika pengambilan dan pembayaran dilakukan agen/pihak ketiga.

Labels:

Surat Izin Mengemudi Internasional

by Diya Ayu

Surat Izin Mengemudi Internasional adalah SIM untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang berlaku secara Internasional dengan SIM yang berlaku dinegara yang menerbitkan SIM International tersebut. Secara regional SIM Indonesia belaku di negara-negara Anggota ASEAN berdasarkan hasil kesepakatan seluruh anggota ASEAN, demikian juga negara-negara Uni Eropa melakukan perjanjian yang sama di negara-negara anggota Uni Eropa.

Daftar Negara Tempat Berlakunya SIM Internasional : Afghanistan, Greece, Oman, Albania, Grenada, Pakistan, Algeria, Guatemala, Panama, Andorra, Guernsey, Papua New Guinea, Angola, Guinea, Paraguay, Antigua, Guinea-Bissau, Peru, Argentina, Guyana, Philippines, Armenia, Haiti, Poland, Australia, Honduras, Polynesia, Austria, Hong Kong, Portuga,l Azerbaijan, Hungary (includes Madeira & Azores), Bahamas, Iceland, Principe, Bahrain, India, Qatar, Bangladesh, Indonesia, Romania, Barbados, Iran Rwanda, Belarus, Ireland, Russia, Belgium, Israel, San Marion, Belize, Italy, Sao Tome, Benin, Ivory Coast, Saudi Arabia, Bhutan, Jamaica, Senegal, Bolivia, Japan** Seychelles Brazil, Jersey, Sierra, Leone, Botswana, Jordan, Singapore, Brunei, Kampuchea, Slovakia Bulgaria, Kazakhstan, Slovenia, Burkina Faso, Kenya, Spain, C.I.S., Korea (Rep.), South Africa, Cameroon, Kuwait, Sri Lanka, Canada, Kyrgyzstan, St.Christopher, Nevis & Anguilla, Cape Verde Island, Laos, Surinam, Cayman Islands, Latvia,Swaziland, Central African Republic, Lebanon, Sweden, Chad, Leone, Switzerland, Chile, Lesotho, Sudan, China, Liberia, Syria Colombia, Libya, Taiwan, Comoros, Liechtenstein, Tajikistan, Congo, Lithuania, Tanzania, Costa Rica, Luxembourg, Thailand, Croatia, Macao, Togo, Cuba, Madagascar, Trinidad & Tobago, Curacao, Malawi, Tunisia, Cyprus, Malaysia, Turkey, Czech Rep., Mali, Turkmenistan, Denmark, Malta, Uruguay, Djibouti, Mauritania, Uganda, Dominican, Rep. Mauritius, Ukraine, Ecuador, Mexico, United Arab Emirates, Egypt, Monaco, United Kingdom, El Salvador, Moldova, United States of America, Equatorial, Guinea, Morocco, Uzbekistan, Estonia, Montserrat, Vatican City Fiji, Mozambique, Venezuela, Finland, Myanmar, Verde Islands, France, Namibia, Vietnam (include French overseas), Nepal, Western Samoa, French Polynesia, Netherlands, Windward Islands, Gabon, New Caledonia, Yemen (Rep.), Gambia, New Guinea, Yugoslavia, Germany, New Zealand, Zaire, Georgia, Nicaragua, Zambia, Ghana, Niger, Zimbabwe, Gibraltar, Norway

Bagaimana cara untuk membuat SIM Internasional ? Pemohon langsung saja menuju gedung KORPS LALU LINTAS POLRI BidRegident Subbit Pengemudi bagian pelayanan SIM Internasional, Jln. M.T HARYONO KAV 37-38 JAKARTA SELATAN 12770 Telp: 021-7948437. Loket pembuatan SIM Internasional berada dibagian belakang, atau satu gedung dengan NTMC (National Traffic Management Center). Hanya saja, setiap pemohon harus lebih dulu mendaftar dengan cara mengambil nomor urut elektronik diruangan tunggu NTMC. Hitungan proses 20 menit tadi tidak termasuk dengan waktu menunggu antrian masuk, tapi hanya proses pembuatannya saja.

Persyaratan dokumen:
(1) passport asli, Sim A ,  KTP asli serta fotocopy masing-masing 1 (satu) lembar (2) pas photo berwarna dengan latar belakang biru, ukuran 4X6 sebanyak 3 lembar (3) materai Rp. 6 ribu yang diperlukan untuk mengisi Surat Permohonan SIM Internasional.

Biaya administrasi Rp. 250 ribu untuk SIM baru, dan Rp. 225 ribu untuk perpanjangan. Masa berlaku SIM selama 3 (tiga) tahun.

 sumber: www.lantas.polri.go.id

Labels:

Berlibur ke Negeri Barata - 1

Oleh Diya Ayu

Setelah beberapa tahun tidak mengunjungi Negeri Barata, akhirnya bulan November kemarin kesampaian juga keinginan mengunjungi negara suami untuk berlibur sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga di India. Perjalanan kali ini sangat mengesankan.

Dari Abu Dhabi saya dan suami berangkat, akhirnya sampai juga di terminal 3 Bandara Internasional Indira Gandhi di New Delhi. Terminal 3 di bandara ini masuk ke urutan no 8 terminal penumpang terbesar di dunia. Begitu keluar dari pesawat, kami  harus berjalan cukup jauh untuk mencapai counter check up imigrasi. Menuju kesana, kami menjumpai 9 tangan Buddha biasa disebut Nine Mudras. Dekorasi itu nampak sangat indah dan mengagumkan.

Nine Mudras - http://en.wikipedia.org/wiki/File:Mudra-artwork-at-IGIA-T3.jpg


Proses di imigrasi selesai dengan mudah dan lancar. Lalu kami menggambil bagasi kami dan menuju pintu exit bandara. Keluar dari pintu exit kami menuju ke Metro station di bandara melalui lorong jalan ke bawah di depan pintu exit. Semuanya tampak bersih bahkan saya tidak merasa sedang di New Delhi melainkan di Dubai. Sebelum masuk ke metro terlebih dahulu kami membeli token. Harga token berkisar Rs 8 - Rs 30 tergantung tujuan. Tujuan kami adalah New Delhi Station jadi kami harus membayar tiket Rs 30 per orang. Karena masih pagi, waktu itu sekitar jam 7, maka tidak ada antrian. Hanya 2-3 orang saja yang datang bersama kami.
http://www.delhimetrorail.com/InnerHImage/35fare.jpg
Sebelum memasuki metro, harus melalui security check up terlebih dahulu seperti di airport. Pria dan wanita terpisah. untuk wanita, waktu pengecekan di dalam ruangan tertutup dan dilakukan oleh petugas wanita juga. Bagi saya, ini sangat mengesankan. Wanita sangat di istimewakan di India. Anda bisa menjumpai hal seperti ini di banyak tempat.
http://www.ndtv.com/news/images/Delhi_metro_CISF_295.jpg
Ruangan di dalam metro sangat bersih dan mewah. Sama seperti Dubai Metro. Jadi kami bisa duduk dengan nyaman. belum banyak penumpang pada jam segitu. tapi begitu menjelang siang, arus penumpang sangat padat.
http://www.delhiairportexpress.com/images/DelhiAirport-HomeBanner-6.jpg

Setelah kurang lebih 30 menit perjalanan, akhirnya kami tiba di New Delhi Metro station. Begitu keluar dari station, kami dihadapkan pada suasana hiruk pikuk khas India. Disambut dengan alunan lagu India dan suara klakson kendaraan. Anda tidak akan bisa menghitung berapa suara klakson kendaraan yang Anda dengar dalam waktu setengah menit. "Blow Horn" adalah istilah populer di India. Anda bisa menjumpai tulisan ini di banyak kendaraan, khususnya truk.
http://us.123rf.com


Dari sana kami naik taksi menuju hotel tempat kami menginap, dekat New Delhi Railway Station (NDLS). Karena besok kami harus melanjutkan perjalanan ke kota lain. Taksi yang kami tumpangi seperti mobil Toyota Karimun dilengkapi dengan argo. Ada banyak hotel di sekitar NDLS dari yang murah sampai yang mahal. Kami menginap di hotel yang sudah di bookingkan oleh seorang teman di New Delhi. Hotelnya cukup bersih dan yang terpenting bagi kami kalau memilih hotel adalah toiletnya harus bersih dan tidak bau. kami memutuskan beristirahat sampai jam makan siang. Kami meutuskan untuk makan siang dihotel saja hari itu. Sebenarnya ada banyak restoran (di India restoran biasa disebut hotel juga) di sekitar hotel kami karena letaknya yang dekat dengan stasiun kereta api. Tapi sayang, debu, sampah bahkan anjing bertebaran dimana-mana. Tapi memang harganya termasuk murah karena persaingan yang ketat juga menjadi faktor utama selain lokasi itu sendiri.

Setelah istirahat dan makan siang, kami memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata terdekat.


Bersambung.....

Labels:

Its Tea Time !

Oleh Dhipie Kuron

Masala Tea - Koh e noor
Ketika berkesempatan mengunjungi  negeri Mahatma Gandhi, saya merasakan: chai alias teh menjadi bagian hidup sehari-hari tiap insan di India. Para wanita memulai hari dengan menyeduh assam tea dengan susu segar hangat untuk keluarganya,  teriakan pedagang teh memenuhi gerbong-gerbong kereta yang padat, pria-pria berdiri d dengan mengenggam cuping cangkir teh kecil di kedai teh di ujung-ujung jalan. Semua adegan menjadikan  seakan-akan teh telah menjadi salah satu identitas India, walau konon katanya teh sebenarnya berasal dari China. Teh sudah ada di sejak zaman purba  di India namun bukan sebagai minuman. Dalam catatan  Jan Huyghen van Linschoten, petualang Belanda yang sempat menjelajah India  mengatakan:  pohon  teh tumbuh  liar dan menjadi salah satu daun yang dikonsumsi sebagai sayur oleh beberapa suku di India.

 
Kolonialisme Inggris telah membawa teh menjadi industri  besar di India. Assam menjadi daerah pertama yang dibuka untuk perkebunan teh, terus merambah ke bagian lain, hingga india pun menyamai China sebagai produsen teh terbesar di dunia. Seiring dengan tingginya tingkat produksi tingkat konsumsi teh di India pun  sangat tinggi jua. Satu orang di India rata-rara  dapat mengkonsumsi nyaris 1 kilogram teh dalam setahun, dengan jumlah penduduk yang kini mencapai  1,2 milyar, dapat dikalkulkasikan berapa kebutuhan teh di india dalam per tahun. Tanpa memperhitungkan pasar ekspor, teh adalah komoditas dengan potensi pasar dalam negeri yang sangat besar di India.

Dalam minggu ini secara beruntun saya memperoleh kesempatan menikmati masala chai (teh bumbu) di dua kegiatan. Masala tea,  olahan teh khas India. Mirip dengan teh ala  thailand, teh di India disajikan bersama susu, yang membedakan adalah masala (baca: bumbu) yang disertakan dalam penyajiannya.  Teh yang digunakan adalah jenis black tea (teh hitam), dengan proses fermentasi yang lama teh hitam memiliki rasa lebih pekat.

Suasana di dlam restoran Koh E Noor
Kedutaan Besar India Jakarta nampaknya menjadi langganan tetap dari namaste restaurant untuk kebutuhan cateringnya. Namaste, fine dining  restaurant India di kawasan setiabudi Jakarta Selatan. Kali ini masala teh disajikan bersama aloo samosa (baca: samosa kentang). Teh yang saya disajikan namaste  beraroma kuat. Tertangkap indra penciuman saya kayu manis, kapulaga, bunga lawang dan kesegaran mint. Kehangatanan dari jahe pun memenuhi rongga mulut ketika teh hangat melintas. Bumbu yang meriah itu diimbangi dengan susu yang tak terlalu kental. Teh ini mampu mendampingi samosa dengan kulit gurih nan renyah dan isian kentang dengan berbumbu mustard seed sangat terasa. Benar-benar suguhan  tepat  untuk menikmati sore.

Mutton Samosa
Dua hari berselang,  saya berjumpa dengan kawan sesama pelaku kawin campur Indonesia India. Kami jumpa di antara jam makan, jadi tercuatlah ide untuk menghabiskan petang dengan minum teh, sekalipun sejatinya saya tak punya tradisi minum teh. Restaurant Koh E Noor di kawasan pasar festival jadi titik pertemuan. Dengan hasrat membandingkan, saya pesan masala tea dan samosa sebagai menu. Setelah 10 menit dari pesanan saya sampaikan pada seorang waiter berbaju shalwar kameez, piring berisi empat buah samosa dan secangkir teh datang.  Kulit samosa yang disajikan lebih tipis dan tidak serenyah samosa yang saya konsumsi dua hari ke belakang, Bumbu isian pun lebih ringan. Takaran bumbu di koh e noor tentu akan lebih bersahabat untuk mereka yang masih belum terbiasa dengan makanan India. Demikian masala tea yang disajikan, bumbu maupun aroma nyaris tak terasa. Rasa manis dan  gurih dari susu yang menonjol. Susu  murni yang digunakan Koh e-noor berkualitas tinggi, kental dan  kadar lemak susu yang baik ditandainya dengan terbentuknya lapisan cream ketika teh mulai dingin.

Namun kedua masala chai  yang saya coba tak mampu menyaingi masala chai yang dibuat penuh cinta oleh suami  berdasarkan resep dari ibu mertua.

Taj Mahal Tea
Inilah resep untuk secangkir masala tea ala keluarga kami

Bahan

300 cc air
2 Sendok makan bubuk teh hitam (merk taj mahal)
5 cm jahe segar dimemarkan
3 butir kapulaga hijau
2 butir bunga cengkih kering
50 cc susu murni segar

Cara membuat:

Didihkan air sampai benar-benar mendidih, masukan semua bumbu, sampai air berkurang menjadi kurang lebih 150 cc, masukan susu, aduk rata, dan segera matikan kompor. Saring, dan sajikan hangat bersama biskuit.

Setiap keluarga punya cara berbeda, Bagaimana di rumah anda? Teh seperti apa yang anda sajikan? Mari kita coba! Its tea time!

(Ditulis dari berbagai sumber, foto: koleksi pribadi dan http://mostly-useless.com)

Labels:

Yoga Satu Menit

Oleh Dhipie Kuron

Salah satu kebudayaan India yang menjadi hadiah untuk masyarakat dunia adalah Yoga. Yoga adalah latihan jiwa, mental, dan fisik.

Saat kita berbicara tentang Yoga benak kita seringkali dipenuhi dengan berbagai gerakan sulit yang menuntut kelenturan dan kekuatan badan.

Dalam kelas Yoga For Kids yang diadakan di auditorium kedutaan india di Jakarta  beberapa waktu yang lalu, Ravi Dixit seorang senior Yoga teacher memberikan beberapa bentuk latihan yoga sederhana yang dapat dilakukan dimanapun. Tak perlu peralatan apapun. Latihan ini bertujuan meningkatkan konsentrasi dan memori.

Berikut adalah latihan yang dapat anda lakukan di manapun. Anda cukup duduk tegak dan lakukanlah ketika anda merasa kehilangan fokus dalam keseharian.

Latihan 1
Pertemukan jari telunjuk dan ibu  kedua tangan anda, letakanlah kedua tangan di atas lutut. Perlahan pejamkan mata. Pusatkan pikiran anda pada ujung jari telunjuk dan ibu jari anda. Rasakan sensasi energi dari kedua jari anda. Ini adalah saat anda dapat memulai konsentrasi.

Latihan 2
duduk tegak namun santai, arahkan pandangan kedua mata ke ujung hidung anda. Ketika anda telah menemukan ujung hidung mata anda, hitung dalam hati waktu anda menemukan pejamkan mata anda dalam waktu yang sama dengan waktu yang anda perlukan untuk menemukan ujung hidung anda.

Latihan 3
Kembali pada mata. Letakan ibu jari tangan kanan anda di dahi,  di antara kedua mata, perlahan tarik tangan anda menjauh ke arah depan, sejauh yang dapat anda lakukan. Kemudian tarik kembali mendekat ke arah mata. Lakukan ini beberapa kali.

Latihan 4
Selain mata telinga adalah bagian penting dalam konsentrasi. Tekan telinga anda secara lembut dari bagian atas sampai bagian bawah, 4-5 kali.

Latihan 5
Nafas adalah salah satu tanda kehidupan. Memberikan supply oksigen yang cukup ke otak adalah salah satu cara meningkatkan daya ingat. Hidung organ penting dalam bernafas. Tekan hidung dengan ibu jari dan telunjuk tangan kanan. Kemudian angkat ibu jari tarik nafas dari lubang hidung kanan, tekan kembali lubang hidung kanan, angkat telunjuk dan buang nafas dari lubang hidung kiri. Lakukan ini beberapa kali.

Latihan 6
Gerakan ini disebut dengan latihan "tiger". Letakan tangan dengan tangan telungkup, tundukan kepala. Dagu didekatkan ke dada, buka mulut selebar-lebarnya, julurkan lidah . Dan bernafaslah seperti biasa.

Lakukanlah salah satu dari enam latihan di atas ketika anda sedang jengah dan hanya memiliki waktu senggang yang sangat sempit. Latihan ini kurang dari satu menit.

Jika anda ingin lebih mendalami Yoga. Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre Jakarta memiliki kelas  yoga setiap hari selasa - sabtu. Informasi lebih lanjut tentang ini dapat kontak ke :

Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre
Jl Pandeglang 44 Menteng
Jakarta 10310
Phone   : 021-3155120, 3144661

Labels:

Menanamkan Nilai Pada Anak Melalui Film



(Catatan dari pemutaran film stanley Ka Dabba)
Oleh Dhipie Kuron

Jakarta - Dalam gelaran Jakarta Kids Festival (JKF)  2013 dilaksanakan Kids  Movie Festival  pada tanggal 30 November 2013.  Kedutaan besar india dan Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC)   turut serta berpartisipasi dengan melakukan  screening film Stanley Ka Dabba dan Cultural experiences berupa Yoga For Kids.

Acara yang bertempat di auditorium kedubes india dibuka  oleh Mr. Zahrur Zaidi selaku direktur JNICC dan Ibu Prameshwari Sugiri, selaku Chief Editor Parenting Indonesia sekaligus Ketua Acara JKF 2013. Setelah seromonial pembukaan, kegiatan  dilanjutkan dengan Yoga For Kids.  Materi yoga disampaikan oleh Mr Ravi Dixit . Kali ini Senior Yoga Teacher tersebut dan beberapa muridnya mempraktekan  latihan sederhana untuk melatih konsentrasi dan memori. Kegiatan ini bermanfaat untuk anak maupun orang dewasa.

Sementara film yang dipilih untuk diputar adalah: Stanley Ka Dabba, Film untuk semua umur yang disutradarai Amole Gupte ini  telah rilis di India sejak  2011. Kisahnya  diawali dengan gambaran seorang anak laki-laki  masuk sekolah dengan lebam parah di kedua sisi wajahnya. Alih-alih berkeluh kesah tentang kesakitan dan deritanya,  Ia justru menuangkannya dalam bentuk  essay penuh peribahasa nan cantik yang  ditugaskan guru bahasa Inggris. Kepedihan hidup dituturkan dalam keindahan kata.

Cerita yang berlatar suasana sekolah Katolik di Mumbai ini, mengangkat plot sederhana, yakni kisah sekelompok anak sekolah dasar yang ingin berbagi bekal dengan seorang kawan di kelasnya yang tidak mampu membawa bekal ke sekolah. Stanley Fernandes, si kidal yang pandai sesungguhnya adalah anak yatim piatu yang bekerja di restaurant. Pekerja di bawah umur, yang terpaksa mencuci piring demi makanan sisa dan meja dapur sebagai alas tidur.


Sang sutradara sendiri mengambil peran antagonis dalam filmnya. Ia menjadi Mr Verma, Guru Hindi yang melarang Stanley masuk sekolah semata karena tak membawa "Dabba" (baca: rantang bekal),  hingga teman-temannya harus membagi bekal mereka,  sekalipun Stanley tak pernah meminta,  teman-teman sekelas stanley tulus berbagi.  Stanley tak menjual kemiskinan demi belas kasih orang. Ia rela menahan lapar dengan mengisi perut dengan air,  atau berbohong bahwa ia akan pulang untuk makan siang dengan makanan hangat buatan ibunya.  Di lain sisi Mr Verma melarang kawan-kawan stanley memberikan sedikit bekalnya  sebenarnya hanya untuk kepentingan pribadi.  ia sendiri mengincar bekal lengkap milik anak kaya. Ia pun tak malu mengambil bagian dari bekal kawan sejawat.  Sungguh ini menampar kita, seringkali kita berlaku egois, hanya untuk kehendak dan kepentingan pribadi, kita korbankan kebutuhan orang lain. Kadang kita menerapkan standar ganda, memberikan pengecualiaan demi diri sendiri.


Tokoh lain yang tampil adalah Miss Rossy, yang diperankan oleh Divya Dutta.  Guru bahasa inggris yang bermata jeli,  mampu melihat masalah dari sisi lain dan selalu menemukan solusi untuk tiap masalah. Ia menjadi pembela Stanley, anak dengan kecerdasan berkemilau berbalut seragam sekolah lusuh tak terurus. Ketika stanley mengumpulkan proyek sainsnya yang terbuat dari barang bekas, miss rossy guru bahasa inggris justru memujinya, bertolak belakang  dengan guru sains yang hanya memandang pada karya yang sesuai dengan aturan dalam buku.


Untuk ukuran film-film produksi bollywood, film ini termasuk sangat pendek, hanya 90 menit. Namun dalam waktu yang sangat singkat ini pemikiran kita akan dipadati dengan pesan moral yang mendalam. Tak mampu tulisan ini memuat canda dan begitu banyaknya scene-scene mengharukan yang akan menyegarkan jiwa kita dengan sentuhan kemanusiaan.

Film ini akan mudah dicerna anak  8 tahun ke atas, tetapi dalam kegiatan yang digawangi oleh Femina Group ini tak sedikit orang tua bersama  anak-anaknya yang masih berusia  TK ikut hadir dan tetap menikmatinya.

Para peserta tak hanya di sapa jiwanya. Di jeda antara latihan yoga dan pemutaran film disajikan samosa lengkap dengan green chutney dan tamarind sauce serta masala tea. Kudapan khas yang dimasak oleh koki asli india dari restaurant namaste - jakarta.

Kegiatan ini menjadi ajang mengenalkan budaya india yang hakiki. Semoga makin banyak kegiatan serupa digelar, dan memperlihatkan India secara utuh.

Labels:

EGGLESS KAASTENGELS


Ingredients:

100g butter

100gr margarine

30gr grated edam/cheddar cheese

130gr flour

2gr cornstarch

1/8 tsp salt

For finishing:
50gr grated cheddar cheese

2 egg yolks , beat lightly by fork.

How to Make:

Beat margarine and butter about 2minutes only with electric hand mixer.
Add edam./cheddar cheese and stir well with rubber spatula.
Add the flour, cornstarch, and salt, sifted and stir evenly with rubber spatula.
Roll up the dough and shape according to taste.
Brush the egg yolks and pour some grated cheddar cheese on top of each cookie as finishing.
Bake for about 30-40minutes with a temperature of 140C until golden brown.

TIPS: The dough is somewhat is loose because it does not use eggs. But afteryou got it rolled and shaped, the dough will be okay.
*****************
  Recipe and Photos by Natali F. Sitaniapessy



Labels:

EGGLESS LEMON COOKIE

Recipe and Photos by Natali F. Sitaniapessy


Ingredients:

Butter/margarine 80gram

powdered sugar 60gram

2tsp lemon juice

low protein flour 110gram

Corn flour 10gram

about 10cherries fresh fruit for garnish



How To Make:


Beat the butter/margarine and sugar with electric hand mixer for about 3minutes .

Add the lemon juice, stir well with rubber spatula.

Pour the flour in (both flours), stir again with rubber spatula until well combined.

Put the batter into a piping bag and spread them over the baking sheet, placing them at some distance.Garnish with some cherries.

Preheat the oven for about 5minutes at 180°C and then bake for 20-25 mins. at 150°C.

Take it out once they get baked uniformly and serve either hot or cold.

Labels:

Sammy Curry: Makanan Tradisional India dalam Nuansa Modern


Keberadaan warga negara India sebagai professional di Jakarta, membuka pasar kuliner India di kawasan perkantoran di Jakarta. Menangkap peluang ini salah satu pelaku bisnis kuliner membuka restaurant yang menyajikan makanan India Selatan di Setiabudi One Building. Brand restaurant India asal Singapura, yang telah berusia 50 tahun meramaikan pilihan makanan di gedung yang dipadati kaum urban di jam makan siang dan jam pulang kantor sembari menunggu macet Jakarta terurai

 
Suasana modern dalam nuansa warna hijau membawa ke dalam suasana rileks. Tidak ada aroma khas bumbu yang biasanya menyeruak dari restaurant-restauran india. Nampak beberapa karyawan yang berjaga asli berwajah India Timur. Mereka pun fasih menyapa tetamu asli India dengan bahasa daerah. Tapi tak hanya orang India yang asyik, curry memang cukup dekat dengan lidah Asia, terlebih makanan pedas sedang menjadi trend di Indonesia. Tempat ini juga cocok untuk keluarga, ada baby chair tersedia untuk anak balita Anda.



Menu makanan di tempat ini di bagi dalam berbagai kelompok antara lain seafood, chicken, mutton, veggies, prata, dosai,rice, martabak dan aneka minuman. Apabila ingin menikmati sajian lengkap tanpa bingung terdapat menu plating set nasi briyani, sayangnya tidak ada plating set untuk roti (prata) . Porsi plating set nampak terlalu besar bagi saya saat menjajal restaurant ini. Saya memutuskan memesan menu dengan tanda jempol di sisinya. mutton mysore, dan Sammy lime juice. Sebagai makanan utama yang akan didampingi mysore mutton saya memilih untuk briyani Anda dapat memesan porsi besar atau kecil. Porsi kecil dihargai Rp 12.000. Mysore mutton juga porsi kecil. Apabila kita datang berkelompok porsi besar akan memadai. Untuk saya, makanan disajikan dengan gaya yang telah menyesuaikan tata cara makan Indonesia lengkap dengan sendok garpu. Saya melirik meja tetangga yang kebetulan warga negara asing, pelayan menyediakan mangkuk cuci tangan, si tetamu pun menikmati makanan dengan tangan. Mereka mungkin memang menyesuaikan kebiasaan masing-masing pelanggan. Nampak dari keakaraban antara pengelola dan pelanggan ketika bercakap dalam bahasa India (entah Hindi atau bahasa lainnya), tentu pria yang duduk di meja seberang ini pelanggan tetap yang telah dihapal kebiasaannya.

 

Basmati rice yang datang ke meja saya sudah sedikit kehilangan bentuk panjang dan langsing khas beras yang jadi sangat mahal di Indonesia, di lidah pun terasa sedikit kering. Mutton Mysore ternyata cukup menantang ketahanan saya terhadap cabai. Mutton mysore saya rasa cocok dinikmati dengan nasi daripada roti, karena tak ada kuah yang bisa dicocol. Sammy Lime Juice yang segar meredakan panas dari mysore yang lezat. Kesegaran Sammy Lime saya lengkapi dengan Yoghurt yang dikelompokan dalam dessert menu. Sependek pengetahuan saya selama tinggal beberapa saat disana, kepala ikan tidak dikonsumsi, bahkan dibuang. Pengaruh Singapura ternyata sudah berpadu di Sammy Curry, ada menu fish head curry adalah andalan tempat ini. Sayangnya saya tak mencobanya, karena kepala ikan adalah jenis makanan yang akan nikmat dimakan apabila kita punya waktu panjang. Teman saya yang asli Jawa bergabung dengan saya sore itu. Ia belum berani berpetualang rasa, karena ia sedang mengurangi makanan dari beras ia memilih prata yang terbuat dari tepung terigu bukan dosai yang lebih tipis namun terbuat dari tepung terigu. Egg onion prata dinikmati dengan teh manis. Kawan saya berkomentar, rasanya serupa dengan kulit martabak telur.

 

Saya rasa masih perlu untuk mengunjungi Sammy Curry kembali untuk mengeksplor makanan kaya rasa lainnya, terlebih di Jakarta ternyata Sammy Curry mempunyai outet di sudut-sudut Jakarta. Apabila Anda tak mempunyai banyak waktu atau malas bermacet ria di ibu, kota Sammy curry mempunyai layanan antar gratis dengan minimum pemesanan Rp 100.000. Mereka juga memiliki program-program discount menarik yang infonya disebarkan melalui social media.

Untuk yang ingin mencoba langsung silahkan kunjungi:
Samy's Curry Restaurant
Setiabudi One Building
Lt.1 Unit B 205
Jl. HR Rasuna Said Kav.62
Kuningan - Jakarta Selatan

Outlet lain:

Samy's Curry Restaurant
Pacific Place
Lantai 5 Unit 58A
Jl.Jendral Sudirman Kav.52-53
Jakarta Selatan

Samy's Curry Restaurant
Jl.Samanhudi No.12
Jakarta Pusat

Samy's Curry (Samys Curry)
SCBD Lot 12 (Area Grand Lucky Superstore)
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 - 53
Kawasan SCBD Lot 12
JakartaSelatan

Layanan antar
Telepon:+6285778118000
Email: info@sammycurry.co.id
Pin bb: 23BB77BB

About This Blog

 
Indonesia - India Mixed Marriage Community © 2012